Gibran kaesan korupsi

Gibran kaesan korupsi смотреть последние обновления за сегодня на .

Gibran dan Kaesang DIlaporkan Dosen UNJ ke KPK

30158
180
304
00:01:34
11.01.2022

Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke KPK. Mereka dilaporkan terkait dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Kata KPK soal Laporan Dugaan Korupsi yang Libatkan Gibran dan Kaesang

329423
2139
2062
00:04:56
11.01.2022

Dua putra Presiden Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke KPK pada Senin (10/01/2022). Keduanya dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang. Terkait hal ini, Gibran Rakabuming Raka yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo itu angkat bicara. Gibran mengaku tak tahu mengenai dugaan korupsi yang disangkakan padanya dan Kaesang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan ditindaklanjuti. Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap data laporan. Simak informasinya dalam video berikut. Penulis: Fitria Chusna Farisa Video Jurnalis: Kompas TV/Christian Nugraha Penulis Naskah: Anasthasya Host: Anasthasya Video Editor: Dina Rahmawati Produser: Adesari Aviningtyas #GibranRakabumingRaka #KaesangPangarep #NewsUpdate #JernihkanHarapan

Kasus Kaesang & Gibran Dalam Aturan Modal Ventura

229777
995
838
00:03:32
15.01.2022

Kedua putra Presiden Joko Widodo , Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke komisi pemberantasan korupsi (Kpk) atas dugaan tindak pidana pencucian uang. Sebuah perusahaan modal Ventura pun, turut disebut-sebut dalam kasus ini. Lantas apa sebenarnya pengertian dari modal Ventura??

Gibran dan Kaesang Dilaporkan Dosen UNJ ke KPK Atas Dugaan Kasus Ini

379914
2414
3746
00:03:27
10.01.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV Seorang Dosen Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menyebut 2 nama anak Presiden Jokowi terlibat dugaan KKN ke KPK. Dua anak Presiden Joko Widodo, yang dimaksud adalah Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Keduanya dilaporkan dugaan tindak pidana korupsi berkaitan dengan dugaan KKN dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan. "Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan. Berawal dari tahun 2015 ketika ada perusahaan besar bernama PT SM yang sudah menjadi tersangka pembakaran hutan dan dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun,"jelas Ubedilah. Baca Juga Anak Wali Kota Bekasi Sebut OTT Ayahnya oleh KPK adalah Pembunuhan Karakter di 🤍 Ubedilah menilai hal Itu terjadi pada Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM. "Tetapi oleh Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan senilai Rp 78 miliar. terjadi pada Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM. Dan petinggi PT SM itu beberapa bulan lalu dilantik jadi Dubes Korea Selatan."lanjutnya. Ubedilah menilai tidak mungkin perusahaan baru anak presiden dapat penyertaan dana dari Ventura, kemudian mendapatkan dua kali diberikan kucuran dana. "Angkanya kurang lebih Rp 99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Dan setelah itu kemudian anak Presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis, Rp 92 miliar. Dan itu bagi kami tanda tanya besar, apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis kalau dia bukan anak presiden,"lanjut Ubedilah. Video Editor: Faqih Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Kata KPK soal Laporan Dosen UNJ Terhadap Gibran dan Kaesang

848969
3175
2244
00:01:57
11.01.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Senin, 10 Januari 2022 kemarin. Keduanya dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Adapun laporan ke lembaga antirasuah itu disampaikan oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga sekaligus merupakan seorang aktivis 98, Ubedilah Badrun. Baca Juga Selain Laporkan Gibran dan Kaesang Terkait Dugaan KKN dan TPPU, Dosen UNJ Minta KPK Panggil Jokowi di 🤍 KPK pun membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan itu dan akan ditindaklanjuti. Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan pihaknya akan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap data laporan yang diduga menyeret nama Gibran dan Kaesang tersebut. Verifikasi itu, kata dia, untuk menghasilkan rekomendasi apakah aduan tersebut layak untuk ditindaklanjuti dengan proses telaah atau kemudian diarsipkan. Video editor: Faqih Fisabilillah Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

KPK Telusuri Laporan Dugaan Korupsi Terkait Gibran dan Kaesang

141497
864
1220
00:01:32
10.01.2022

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima laporan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang diduga melibatkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Laporan dugaan KKN terhadap dua anak presiden Joko Widodo itu dilayangkan oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis '98, Ubedilah Badrun. Jubir KPK Ali Fiktri menyebutkan, KPK akan lebih dahulu melakukan verifikasi dan telaah terhadap data laporan yang diduga menyeret nama Gibran dan Kaesang tersebut. Simak selengkapnya dalam video berikut. Video Editor: Abdul Azis Produser: Adisty Safitri #Gibran #Kaesang #JernihkanHarapan

Terkait Klarifikasi Laporan Dugaan Korupsi Gibran-Kaesang, Ubedilah Bawa Dokumen Tambahan ke KPK

63228
343
326
00:01:30
26.01.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi meminta klarifikasi Dosen Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun terkait, laporan dugaan korupsi dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Baca Juga Ubedilah Dipanggil KPK buat Klarifikasi Laporan Dugaan Korupsi Gibran dan Kaesang di 🤍 Ubedilah Badrun menyatakan, proses klarifikasi berlangsung selama 2 jam. Dalam klarifikasi, diserahkan pula dokumen tambahan, untuk memperkuat laporan. Namun tak dijelaskan secara spesifik dokumen tambahan tersebut. Baca Juga Terkait Dukungan untuk Ubedillah Tentang Pelaporan ke KPK, Gibran: Ra Mudeng, Wes Ra Ngikuti di 🤍 Sementara Ketua KPK, Firli Bahuri menegaskan, KPK berkepentingan meminta keterangan dari pelapor, sebelum melakukan pendalaman. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Dilaporkan Bersama Kaesang ke KPK, Gibran Angkat Bicara

508658
2978
2768
00:01:53
10.01.2022

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan adiknya Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laporan itu dilayangkan oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis '98, Ubedilah Badrun Terkait hal itu, Gibran mengatakan siap bertanggung jawab jika terbukti bersalah Simak selengkapnya dalam video berikut Video Jurnalis: Kompas TV/ Christian Widi Nugraha Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani Penulis Naskah: Nissi Elizabeth Narator: Nissi Elizabeth Video Editor: Bernard Siahaan Produser: Khairun Alfi Syahri MJ #GibranRakabumingRaka #KaesangPangarep #JernihkanHarapan #SuaraKompas

Dosen UNJ dan Aktivis Laporkan Gibran Rakabuming dan Kaesang ke KPK

92823
607
708
00:03:29
11.01.2022

KOMPAS.TV - Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Keduanya diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dan KKN. Pelapor Gibran dan Kaesang adalah dosen UNJ dan aktivis Ubedilah Badrun. Pelapor melayangkan laporan atas Gibran dan Kaesang yang diduga terlibat TPPU yang berkaitan dengan KKN relasi bisnis keluarga presiden dengan perusahaan yang disebut terlibat pembakaran hutan. Sejumlah barang bukti dibawa, di antaranya laporan beberapa perusahaan milik Gibran dan Kaesang. Sementara itu, KPK akan melakukan verifikasi dan penelahan data terkait aduan ini. Baca Juga Selain Laporkan Gibran dan Kaesang Terkait Dugaan KKN dan TPPU, Dosen UNJ Minta KPK Panggil Jokowi di 🤍 Terkait aduan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pindana pencucian uang terhadap dua putra Presiden Joko Widodo, KPK akan melakukan verifikasi dan penelahan data. Tahap ini menjadi penentu, apakah aduan itu termasuk dalam ranah tindak pindana korupsi atau tidak. Proses ini juga yang menentukan apakah aduan pelapor menjadi kewenangan KPK atau tidak. Atas laporan dirinya ke KPK, Gibran menyebut siap membuktikan dan menghadapi laporan itu. Gibran mengaku masih belum mendapatkan detail laporan itu. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Debat Panas! Pelapor Gibran & Kaesang VS Eko Kuntadhi - ROSI

1778003
16168
13276
00:17:04
14.01.2022

KOMPASTV - Sejumlah politisi top dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi. Beberapa nama yang dilaporkan yakni Ganjar Pranowo, Erick Thohir, hingga Basuki Tjahaja Purnama. Selain politisi tersebut, dua anak Jokowi yakni Kaesang dan Gibran juga dilaporkan ke lembaga anti-rasuah. Publik menilai, tindakan lapor politisi top ke KPK bagian dari dinamika taktik politik 2024. Benarkah? Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Ubedilah Badrun (Pelapor Gibran & Kaesang/ Dosen Universitas Negeri Jakarta), Adhie Massardi (Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi), Ruhut Sitompul (Politisi PDI Perjuangan), Adi Prayitno (Analis Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), dan Eko Kuntadhi (Pegiat Media Sosial) dalam ROSI Eps. Lapor POlitisi Top ke KPK, Taktik Politik 2024? Tayang Kamis, 13 Januari 2022 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya. Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di 🤍kompastv. Independen Tepercaya. Dan follow akun Instagram talkshow ROSI 🤍rosi_kompastv juga Twitter di 🤍Rosi KompasTV #RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Dosen UNJ Pelapor Gibran & Kaesang: Tak Ada Hubungannya dengan Politik!

459359
2769
5471
00:08:21
12.01.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ubedilah Badrun sebagai pelapor menyebut adanya indikasi tindak pidana pencucian uang dalam laporannya. Selain itu, Ubedilah Badrun yang juga dosen melaporkan adanya dugaan KKN terkait relasi bisnis putra Presiden. Ya, Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun melaporkan dua putra Presiden Joko Jokowi Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaporan ini menyangkut rekam jejak sebuah perusahaan dan perusahaan milik kedua putra Presiden. Pihak relawan Jokowi Mania (JoMan) menuding laporan Ubedilah spekulatif dan berorientasi politik. Immanuel Ebenezer mengancam melaporkan balik Ubedilah jika tidak dapat membuktikan laporannya. Gibran Rakabuming Raka mengaku telah menyerahkan persoalan rekam jejak perusahaannya pada adiknya Kaesang Pangarep. Gibran mengakui siap diperiksa KPK jika dibutuhkan. Di saat yang bersamaan, pihak KPK mengaku tengah menindaklanjuti pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK. Sejauh ini, KPK masih melakukan verifikasi pemenuhan unsur korupsi atas laporan tersebut. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Jokowi Mania Sebut Pelaporan Kaesang dan Gibran ke KPK untuk Pansos

425066
2748
3172
00:14:11
11.01.2022

KOMPAS.TV - Apakah betul ada motif politik di balik pelaporan dua putra Presiden Jokowi, yakni Gibran dan Kaesang, ke KPK? Gibran dan Kaesang dilaporkan ke KPK atas tuduhan melakukan tindak pidana pencucian uang dan KKN karena membangun relasi bisnis dengan perusahaan pembakar hutan. Terkait aduan dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terhadap dua putra Presiden Jokowi, KPK akan melakukan verifikasi dan penelaahan data. Tahap ini menjadi penentu apakah aduan itu termasuk dalam ranah tindak pindana korupsi atau tidak. Proses ini juga yang menentukan apakah aduan pelapor menjadi kewenangan KPK atau tidak. Baca Juga Soal Laporan terhadap Gibran dan Kaesang, KPK: Kami Tidak Lihat Anak Siapa, Bapaknya Siapa di 🤍 Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di 🤍 agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Begini Tanggapan Gibran, Usai Dilaporkan Dosen UNJ ke KPK

237599
1241
1034
00:01:32
10.01.2022

SOLO, KOMPAS.TV Nama Gibran dan Kaesang kembali jadi sorotan publik, usai laporan Dosen UNJ Ubedilah Badrun ke KPK. Dalam laporan tersebut dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis 98, Ubedillah Badrun melaporkan dua nama anak Presiden Jokowi tersebut terkait dengan dugaan KKN relasi bisnis. Gibran mengaku belum mengetahui kabar dan akan mengecek kabar itu ke Kaesang. Baca Juga Gibran dan Kaesang Dilaporkan Dosen UNJ ke KPK Atas Dugaan Kasus Ini di 🤍 "Apa kesalahannya? Korupsi apa? Kebakaran hutan? Nanti tanya Kaesang, Silakan dilaporkan, kalau salah ya kami siap diperiksa. Masalah track record tanya Kaesang. Belum,"kata Gibran kepada wartawan, Senin (10/1/2022). Gibran juga menegaskan dirinya siap diperiksa KPK. Ubedilah Badrun menjelaskan kedua anak presiden terlibat KKN dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan. "Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan. Berawal dari tahun 2015 ketika ada perusahaan besar bernama PT SM yang sudah menjadi tersangka pembakaran hutan dan dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun,"jelas Ubedilah Video Editor: Androw Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Stafsus Mensesneg Beri Tanggapan soal Gibran-Kaesang yang Dilaporkan ke KPK

272151
1486
892
00:02:03
16.01.2022

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini menyebut Presiden Joko Widodo tak pernah berpikiran untuk memperkaya diri melalui instrumen negara. Hal ini menanggapi soal Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep yang dilaporkan ke KPK karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Menurut Faldo, setiap warga negara memiliki hak untuk melaporkan dugaan tindak pidana ke aparat penegak hukum. Namun, baiknya laporan tersebut disertai oleh bukti-bukti konkret. Simak selengkapnya dalam video berikut. Penulis: Ardito Ramadhan Penulis Naskah: Yohana Indah Nur Ratri Narator: Yohana Indah Nur Ratri Video Editor: Abdul Azis Produser: Indana Zulfa #SuaraKompas #JernihkanHarapan

Debat Panas Pelapor Gibran dan Kaesang Vs Relawan Jokowi

995392
7106
7674
00:34:55
16.01.2022

Dosen UNJ, Ubedilah Badrun melaporkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK atas dugaan korupsi. Namun, laporan ke KPK ini berbuntut ke politik saling lapor ke penegak hukum. Relawan Jokowi Mania melaporkan Ubed ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penyebaran informasi bohong atau hoaks. Ferdi Ilyas mengelaborasi persoalan ini dalam dialog bersama Dosen UNJ sekaligus pelapor Gibran dan Kaesang, Ubedilah Badrun, Ketua Umum Jokowi Mania Immanuel Ebenezer, dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin

Bisnis Gibran- Kaesang Yang Dilaporkan | Aiman (4)

166953
1304
904
00:07:24
25.01.2022

KOMPASTV - Aksi saling lapor ini mencuri perhatian publik. Siapa sebenarnya yang memiliki kebenaran? Apakah ada korupsi, kolusi, dan nepotisme yang bisa terjadi dalam perusahaan putra presiden tersebut? Apalagi disertai dengan tudingan Tindak Pidana Pencucian Uang? Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersisa, Jurnalis senior Kompas Tv, Aiman Witjaksono, menelusuri jejak bisnis para putra presiden ini, dan fakta-fakta kasus ini. Aiman mengawali penelusuran dengan mengunjungi salah satu gerai makanan milik Kaesang dan Gibran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ia pun berbincang dengan pekerja gerai di sana. Bagaimana bisnis makanan ini dijalankan? Dari lokasi ini, Aiman langsung menemui sang pelapor, Ubedilah Badrun. Bagaimana Ubedilah menjawab tudingan fitnah dan upaya penyebaran berita bohong? Data apa sebenarnya yang ia miliki untuk membuktikan dan menguatkan tudingan KKN dan TPPU di perusahaan putra presiden ini memang ada? Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Dugaan KKN Terkait Relasi Bisnis Gibran & Kaesang, Dosen UNJ: Ada Indikasi Pencucian Uang

77972
607
554
00:12:46
12.01.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun melaporkan dua putra Presiden Joko Jokowi Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaporan ini menyangkut rekam jejak sebuah perusahaan dan perusahaan milik kedua putra Presiden. Ubedilah Badrun sebagai pelapor menyebut adanya indikasi tindak pidana pencucian uang dalam laporannya. Selain itu, Ubedilah Badrun yang juga dosen melaporkan adanya dugaan KKN terkait relasi bisnis putra Presiden. Pihak relawan Jokowi Mania (JoMan) menuding laporan Ubedilah spekulatif dan berorientasi politik. Immanuel Ebenezer mengancam melaporkan balik Ubedilah jika tidak dapat membuktikan laporannya. Gibran Rakabuming Raka mengaku telah menyerahkan persoalan rekam jejak perusahaannya pada adiknya Kaesang Pangarep. Gibran mengakui siap diperiksa KPK jika dibutuhkan. Di saat yang bersamaan, pihak KPK mengaku tengah menindaklanjuti pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK. Sejauh ini, KPK masih melakukan verifikasi pemenuhan unsur korupsi atas laporan tersebut. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, FX Hadi Rudyatmo: Enggak Perlu Khawatir...

344403
2060
971
00:02:25
11.01.2022

SOLO, KOMPAS.TV - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, Jawa Tengah FX Hadi Rudyatmo menanggapi pelaporan yang dilakukan Ubedilah Badrun Dosen Universitas Negeri Jakarta kepada Wali Kota Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Hadi meminta Gibran dan Kaesang untuk tetap tenang karena laporan semacam ini sudah biasa di dunia politik. Ia menjelaskan bahwa laporan semacam ini tentu harus dibuktikan dan KPK sebagai pihak berwenang harus melakukan penyelidikan yang transparan. Baca Juga Tanggapan KSP Moeldoko soal GIbran-Kaesang Dilaporkan Dosen UNJ ke KPK di 🤍 Hadi juga memberi pesan semakin tinggi jabatan maka akan semakin banyak serangan. Video Editor: Androw Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Soal Laporan Gibran-Kaesang, Jubir: Ditelaah Kewenangan KPK atau Bukan

56513
295
320
00:02:20
18.01.2022

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, masih menelaah laporan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang diduga melibatkan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Adapun laporan dugaan KKN terhadap dua anak presiden Joko Widodo itu dilayangkan oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis 98, Ubedilah Badrun. Dalam menindaklanjuti laporan, KPK dibatasi oleh Undang-Undang KPK Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Menurut UU itu, KPK berwenang melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum maupun penyelenggara negara. Penulis: Irfan Kamil Penulis Naskah: Anneke Sherina Ramadhani Video Editor: Menika Ambar Sari Produser: Yusuf Reza Permadi #GibranKaesang #KPK #JernihkanHarapan

DILAPORKAN KE KPK, SEGINI HARTA KEKAYAAN ANAK JOKOWI : KAESANG KAKAK GIBRAN

164747
1043
458
00:02:56
18.01.2022

Dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep sedang menjadi sorotan publik. Penyebabnya, Gibran dan Kaesang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait korupsi. Mereka dilaporkan oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga aktivis 98, Ubedilah Badrun. sumber berita tribunbali.com group surya online 🤍 editor aji

Tak hanya Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK karena Dugaan KKN, Ubedilah Juga Minta Jokowi Dipanggil

78968
486
783
00:03:30
11.01.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Diketahui, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang dilaporkan oleh Ubedilah Badrun ke KPK terkait kasus dugaan KKN. Terkait kasus ini, Ubedilah meminta KPK untuk menyelidiki dan membuka kasusnya secara terang-terangan tanpa ada yang ditutupi. Bahkan ia juga meminta Presiden Jokowi untuk dipanggil bila memang dibutuhkan. Hal itu disampaikannya secara langsung ke awak media di Gedung Merah Putih KPK, Senin (10/1/2022). "Kami minta kepada KPK untuk menyelidiki dan meminta KPK agar menjadi terang benderang. Bila perlu presiden dipanggil untuk menjelaskan posisi ini," ujarnya. Baca selengkapnya 🤍

Respons Gibran soal Dirinya dan Kaesang Dilaporkan ke KPK

180013
1216
721
00:01:51
13.01.2022

Beberapa waktu lalu, dua anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka dilaporkan oleh dosen UNJ yang juga aktivis '98, Ubedilah Badrun. Menanggapi laporan ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan siap ditangkap KPK jika tuduhan tersebut dibuktikan terlebih dahulu. Simak selengkapnya dalam video berikut Video Jurnalis: Kompas TV/ Christian Widi Nugraha Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani Penulis Naskah: Nissi Elizabeth Narator: Nissi Elizabeth Video Editor: Alfiyan Oktora Atmajaya Produser: Ratih Widhyastuti #GibranRakabumingRaka #KaesangPangarep #JernihkanHarapan #SuaraKompas

Siapakah Ubedilah Badrun, Dosen UNJ yang Laporkan Anak Jokowi, Gibran dan Kaesang ke KPK?

511649
3149
2328
00:02:18
11.01.2022

Dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaporan itu dilakukan oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun. Dosen Universitas Negeri Jakarta sekaligus Aktivis 98 Ubedilah Badrun (batik) bersama Kuasa Hukumnya, AH Wakil Kamal, saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022). Ubed sapaan akrabnya, menjelaskan laporan ini berawal pada 2015, saat itu kata dia ada perusahaan besar berinisial PT SM yang menjadi tersangka pembakaran hutan dan sudah dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun. Kendati begitu, kata Ubed, dalam perkembangannya, yakni di Februari 2019, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan Rp 78 miliar, saat itu kedua putra Jokowi diduga memiliki perusahaan dan bergabung dengan PT SM. Menurut dia, dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) tersebut sangat jelas melibatkan Gibran, Kaesang, dan anak petinggi PT SM, yakni AP. Hal itu kata dia dapat dibuktikan karena adanya suntikan dana penyertaan modal dari perusahaan Ventura. Ubedilah Badrun merupakan Dosen Sosiologi Politik UNJ, lahir di Indramayu, Jawa Barat pada 15 Maret 1972. Selain sebagai dosen, ia dikenal sebagai mantan aktivis reformasi 1998. Sumber: Tribunnews (ren) WEBSITE: 🤍 Instagram: 🤍 Facebook: 🤍 #hariansurya #suryaonline #UbedilahBadrun, #kaesang, #gibran, #jokowi, #kpk, #kkn, #walikotasolo, #presiden, #anakpresiden, #presidenjokowi, #dosenunj, #universitasnegerijakarta, #unj

Gibran & Kaesang Dilaporkan ke KPK, JoMan: Ubedilah Badrun Menyebarkan Fitnah

53763
330
422
00:02:44
16.01.2022

KOMPAS.TV - Menanggapi laporan dosen UNJ terhadap dua putra Presiden Joko Widodo Gibran dan Kaesang, Jokowi Mania atau JoMan menilai laporan ini memiliki unsur fitnah. Pelapor Ubedilah Badrun pun membantah laporannya ke KPK merupakan fitnah dan manipulasi. Pelaporan dua anak presiden Joko Widodo yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK yang dilakukan oleh dosen UNJ Ubedilah Badrun berbuntut panjang. Aksi saling lapor pun terjadi, ada kalangan yang menilai laporan ubedilah badrun terdapat unsur fitnah. Jokowi Mania resmi melaporkan Ubedilah Badrun ke Polda Metro jaya. Menurut JoMan Ubedilah telah menyebarkan fitnah dan manipulasi dalam laporannya ke KPK. Baca Juga SK Mendagri Turun, Hamdam Pongrewa Jadi Pengganti Abdul Gafur Masud yang Kena OTT KPK di 🤍 JoMan pun menilai laporan ubedilah sangat merugikan putra Presiden Jokowi Gibran dan Kaesang. Sementara itu, pelapor Gibran dan Kaesang, Ubedilah meyakini jika laporannya ke KPK atas dasar bukti yang kuat. Dosen UNJ itu membantah jika dirinya disebut menyebarkan fitnah. Seperti diketahui, dosen UNJ ubedilah badrun melaporkan dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran dan Kaesang ke KPK atas dugaan korupsi. Gibran Rakabuming Raka pun telah menanggapi dan siap membuktikan jika laporan pelapor tidak benar. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Pelaporan Dua Putra Presiden ke KPK, Ketua Umum Relawan Joman: Ancam Lapor Balik Ubedilah Jika Hoax

1290107
8669
4497
00:21:02
13.01.2022

KOMPAS.TV - Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam laporannnya, sang pelapor, Ubedilah Badrun menyebut ada indikasi tindak pidana pencucian uang. Selain itu, Ubedilah Badrun yang merupakan Dosen Universitas Negeri Jakarta melaporkan adanya dugaan korupsi kolusi dan nepotisme alias KKN terkait relasi bisnis putra presiden tersebut. Sementara itu, relawan Jokowi Mania atau Joman menuding laporan Ubedilah spekulatif dan berorientasi politik. Ketua Umum Relawan Joman, Immanuel Ebenezer mengancam akan melapor balik Ubeidilah jika tidak dapat membuktikan laporannya. Baca Juga Terjaring OTT KPK, Bupati Penajam Paser Utara Masih Jalani Pemeriksaan di 🤍 Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo juga menanggapi pelaporan yang ditujukan kepada Gibran dan Kaesang. Menurut Hadi ini adalah sebuah dinamika politik yang biasa terjadi. Gibran Rakabuming Raka mengaku menyerahkan persoalan rekam jejak perusahaannya pada adiknya, Kaesang Pangarep. Gibran mengakui siap diperiksa KPK jika dibutuhkan. Komisi Anti Rasuah pun mengaku akan menindak-lanjuti pelaporan Gibran dan Kaesang ke KPK. Sejauh ini, KPK masih melakukan verifikasi pemenuhan unsur korupsi atas laporan tersebut. Baca Juga Mantan Penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju Divonis 11 Tahun Penjara! di 🤍 Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Gibran - Kaesang Dilaporkan ke KPK, Moeldoko : Kesannya Anak Pejabat Tak Boleh Kaya

218860
1328
964
00:02:14
12.01.2022

Dua putra presiden Joko Widodo, Gibran dan Kaesang dilaporkan salah satu dosen universitas atas dugaan kasus korupsi. Atas laporan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan angkat bicara. #moeldoko #gibran #kaesangpengarep Ikuti terus perkembangan berita - berita terkini hanya di: Portal berita 🤍 Instagram 🤍 facebook 🤍

Bela Kaesang & Gibran, Jokowi Mania Polisikan Ubedilah

575409
4567
2781
00:03:44
14.01.2022

#KAESANG, #GIBRAN Dosen UNJ Ubedilah Badrun dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Jokowi Mania dan Kelompok Aktivis 98. Ubedilah dinilai melakukan penyebaran berita bohong atau hoaks terkait anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming. Namun kedatangan Jokowi Mania dan Kelompok Aktivis 98 tidak membawa bukti data bantahan dugaan korupsi anak presiden. Sebelumnya Ubedilah Badrun melaporkan dua anak Presiden RI itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan KKN.

Debat Pelapor Gibran & Kaesang Vs Eko Kuntadhi, Cara Berpikir Pelapor Disebut seperti Kodok

764880
5077
4061
00:13:07
19.01.2022

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dosen UNJ, Ubedilah Badrun, menjadi sorotan publik setelah ia melaporkan dua anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK. Keduanya dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau pencucian uang. Ubedillah menilai ada gejala yang aneh dari relasi bisnis Gibran dan Kaesang. Hal ini berawal dari dugaan kasus pembakaran hutan yang dilakukan anak perusahaan PT SM, PT BMH dan dituntut Kementerian Lingkungan Hidup Rp7,9 triliun pada 2015. Baca Juga Respons Gibran soal Suntikan Dana Bisnis Es Doger Rp71 M: Apa yang Salah? Uangnya Gak Masuk ke Saya di 🤍 Namun, Mahkamah Agung hanya mengabulkan ganti rugi sebesar Rp78,5 miliar. Ubedilah mengatakan kedua anak presiden ini mendapatkan dua kali kucuran dana dari perusahaan yang berafiliasi dengan PT SM. Total penyertaan modal yang didapat mencapai Rp99,3 miliar. Dalam program ROSI, Ubedilah sempat berdebat dengan Eko Kuntadhi yang juga mempertanyakan di mana letak gejala aneh dalam dugaan korupsi yang dilakukan oleh kedua anak Presiden. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Politisi & Anak Presiden Dilaporkan, KPK Harus Apa? - ROSI

162418
1241
662
00:05:16
14.01.2022

KOMPASTV - Sejumlah politisi top dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi. Beberapa nama yang dilaporkan yakni Ganjar Pranowo, Erick Thohir, hingga Basuki Tjahaja Purnama. Selain politisi tersebut, dua anak Jokowi yakni Kaesang dan Gibran juga dilaporkan ke lembaga anti-rasuah. Publik menilai, tindakan lapor politisi top ke KPK bagian dari dinamika taktik politik 2024. Benarkah? Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Ubedilah Badrun (Pelapor Gibran & Kaesang/ Dosen Universitas Negeri Jakarta), Adhie Massardi (Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi), Ruhut Sitompul (Politisi PDI Perjuangan), Adi Prayitno (Analis Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), dan Eko Kuntadhi (Pegiat Media Sosial) dalam ROSI Eps. Lapor POlitisi Top ke KPK, Taktik Politik 2024? Tayang Kamis, 13 Januari 2022 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya. Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di 🤍kompastv. Independen Tepercaya. Dan follow akun Instagram talkshow ROSI 🤍rosi_kompastv juga Twitter di 🤍Rosi KompasTV #RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Politisi Dilaporkan ke KPK, Ruhut Sitompul: Jangan Sembarang Bicara, Hati-hati! - ROSI

1009136
7500
5270
00:18:51
14.01.2022

KOMPASTV - Sejumlah politisi top dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi. Beberapa nama yang dilaporkan yakni Ganjar Pranowo, Erick Thohir, hingga Basuki Tjahaja Purnama. Selain politisi tersebut, dua anak Jokowi yakni Kaesang dan Gibran juga dilaporkan ke lembaga anti-rasuah. Publik menilai, tindakan lapor politisi top ke KPK bagian dari dinamika taktik politik 2024. Benarkah? Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Ubedilah Badrun (Pelapor Gibran & Kaesang/ Dosen Universitas Negeri Jakarta), Adhie Massardi (Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi), Ruhut Sitompul (Politisi PDI Perjuangan), Adi Prayitno (Analis Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), dan Eko Kuntadhi (Pegiat Media Sosial) dalam ROSI Eps. Lapor POlitisi Top ke KPK, Taktik Politik 2024? Tayang Kamis, 13 Januari 2022 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya. Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di 🤍kompastv. Independen Tepercaya. Dan follow akun Instagram talkshow ROSI 🤍rosi_kompastv juga Twitter di 🤍Rosi KompasTV #RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Lapor Politisi Top ke KPK, Taktik Politik 2024? - ROSI

640563
4470
3240
00:15:19
14.01.2022

KOMPASTV - Sejumlah politisi top dilaporkan ke KPK terkait dugaan korupsi. Beberapa nama yang dilaporkan yakni Ganjar Pranowo, Erick Thohir, hingga Basuki Tjahaja Purnama. Selain politisi tersebut, dua anak Jokowi yakni Kaesang dan Gibran juga dilaporkan ke lembaga anti-rasuah. Publik menilai, tindakan lapor politisi top ke KPK bagian dari dinamika taktik politik 2024. Benarkah? Selengkapnya hanya di dialog Rosianna Silalahi bersama Ubedilah Badrun (Pelapor Gibran & Kaesang/ Dosen Universitas Negeri Jakarta), Adhie Massardi (Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi), Ruhut Sitompul (Politisi PDI Perjuangan), Adi Prayitno (Analis Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), dan Eko Kuntadhi (Pegiat Media Sosial) dalam ROSI Eps. Lapor POlitisi Top ke KPK, Taktik Politik 2024? Tayang Kamis, 13 Januari 2022 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya. Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di 🤍kompastv. Independen Tepercaya. Dan follow akun Instagram talkshow ROSI 🤍rosi_kompastv juga Twitter di 🤍Rosi KompasTV #RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep Dilaporkan ke KPK atas Dugaan KKN karena Beli Saham

50583
391
490
00:03:15
10.01.2022

TRIBUN-VIDEO.COM - Anak presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan ke KPK atas dugaan tindak Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). Laporan itu dibuat oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun. Menurutnya, dugaan KKN yang melibatkan Gibran dan Kaesang tersebut sangatlah jelas. Saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada Senin (10/1/2022), Ubedilah mengatakan, laporan yang ia buat terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang. Korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang itu berkaitan dengan KKN relasi bisnis anak presiden dengan sebuah grup bisnis. Grup bisnis tersebut diduga terlibat dalam pembakaran hutan. "Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan," ujar Ubedilah. Dikutip dari Kompas.com, Senin (10/1/2022), Ubedilah menjelaskan, laporan ini berawal dari tahun 2015 saat ada sebuah perusahaan besar bernama PT SM yang menjadi tersangka pembakaran hutan. Kemudian perusahaan itu dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun. Namun, dalam prosesnya, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan senilai Rp 78 miliar. Tuntutan yang dikabulkan senilai Rp78 miliar itu terjadi setelah anak presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM. "Itu terjadi pada Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM," terang Ubedilah. Menurut Ubedilah, dugaan KKN itu sangat jelas melibatkan Gibran dan Kaesang serta anak petinggi PT SM. Hal itu lantaran adanya suntikan dana penyertaan modal dari perusahaan Ventura. Ada dua kali kucuran dana yang jumlahnya kurang lebih Rp99,3 miliar dalam waktu dekat. Kemudian anak presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya senilai Rp 92 miliar. "Dua kali diberikan kucuran dana. Angkanya kurang lebih Rp 99,3 miliar dalam waktu yang dekat. Dan setelah itu kemudian anak Presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis, Rp 92 miliar,” ujar Ubedilah. Menurutnya hal tersebut menjadi tanda tanya besar lantaan seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan bisa dengan mudah mendapatkan penyertaan modal. Bahkan modal yang didapatkan, jumlahnya cukup fantastis. “Dan itu bagi kami tanda tanya besar, apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis kalau dia bukan anak presiden," kata dia. Ubedilah mengaku telah membawa dan menyertakan bukti-bukti data perusahaan serta pemberitaan terkait pemberian penyertaan modal dari Ventura. (Tribun-Video.com/Kompas.com) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep Dilaporkan ke KPK", Klik untuk baca: 🤍 Penulis : Irfan Kamil Editor : Sabrina Asril

[TOP3NEWS] Anies Tinjau Tanah Abang, Jokowi Hardiknas 2021, Gibran Kembalikan Uang Pungli

7473
36
25
00:05:58
02.05.2021

JAKARTA, KOMPAS.TV Berita pertama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pangdam Jaya Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Irfan tinjau langsung penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal ini menindaklanjuti kerumunan di pasar Tanah Abang pasca viralnya sebuah video pengunjung pasar Tanah Abang membludak. Anies baswedan sampaikan protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang akan diawasi 2500 petugas gabungan. Anies juga menyatakan jam buka toko akan dibagi sehingga bisa mengurangi kerumunan. Berita kedua, Presiden Joko Widodo sampaikan pesan dalam memperingati hari pendidikan nasional tahun 2021. Ia juga berharap pandemi covid-19 tak menurunkan semangat belajar siswa. Hal ini juga diungkapkan Jokowi dalam sinear atau podcast bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Berita Ketiga, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengembalikan uang hasil pungutan liar yang dilakukan anggota perlindungan masyarakat atau linmas ke warga. Sebanyak 145 pemilik toko menjadi sasaran pungli anggota linmas yang kemudian terungkap dan uangnya dikembalikan sang Wali Kota. Gibran juga imbau warga untuk melapor ke pihak berwenang jika terjadi aksi pungli di masa mendatang. Video Editor: Noval

Kongsi Bisnis 99 Miliar Anak Presiden? | Aiman (2)

198870
1922
752
00:10:40
25.01.2022

KOMPASTV - Awal November 2021 lalu, putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, tercatat membeli saham perusahaan pengolahan makanan beku berbasis udang, PT. Panca Mitra Multiperdana Tbk., senilai total 92 miliar rupiah. Jumlah yang fantastis tentu saja. Pembelian ini dilakukan melalui perusahaan yang ia dirikan, PT. Harapan Bangsa Kita, atau lebih akrab dikenal dengan GK Hebat. Aksi ini pun menuai sorotan dan berujung pelaporan ke komisi anti rasuah. Adalah Ubedilah Badrun, seorang dosen dan aktivitis, yang mencium adanya dugaan KKN dan tindak pencucian uang di perusahaan yang dikelola oleh Kaesang dan saudara laki-lakinya itu. Menurutnya, GK Hebat berkongsi dengan perusahaan besar lainnya yang memiliki catatan kasus pembakaran hutan. Meskipun telah melalui proses persidangan hukum, perusahaan rekanan tersebut hanya menerima hukuman berupa denda yang jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa. Ubedilah menganggap putusan tersebut memiliki benang merah dengan kongsi bisnis putra-putra presiden dan seorang anak pengusaha yang terafiliasi dengan perusahaan besar yang terkait dengan perusahaan pembakar lahan. Tak berselang lama, Ubedilah pun dilaporkan oleh Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, ke Polda Metro Jaya. Laporan dosen dan aktivis ini diduga hanyalah isapan jempol belaka. Upaya penyeberan berita bohong, dan fitnah. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Gaduh Kaesang Beli Saham Rp 92 Miliar!! | Aiman (5)

66460
559
197
00:05:48
25.01.2022

KOMPASTV - Secara terpisah, Aiman juga mewawancarai langsung Immanuel Ebenezer. Apa dasar pelaporan Ubedilah yang sedang berupaya membongkar dugaan korupsi? Sebagai orang yang tumbuh dari sistem demokrasi, apakah tindakan punggawa Jokowi Mania ini malah mencederai demokrasi itu sendiri? Apa alasan dan data yang ia miliki untuk menghalau data Ubedilah? Aiman lalu mempertemukan kedua orang yang saling lapor ini untuk pertama kalinya. Eksklusif! Saksikan bagaimana mereka beradu argumen dan data dengan sengitnya dalam program AIMAN! Di kesempatan akhir, Aiman mewawancarai pakar hukum pidana UII Yogyakarta, Prof. Mudzakkir. Apakah seseorang yang sedang melaporkan suatu kasus pidana bisa dilaporkan balik? Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

KAESANG PANGAREP, BONGKAR-BONGKARAN 🤣 - Deddy Corbuzier Podcast

8746331
260477
18322
00:52:11
21.09.2021

#kaesang #presiden #podcast

Suntikan Rp71 Miliar ke Bisnis Es Doger Dinilai Janggal, Gibran: Buktikan!

519981
2754
2629
00:02:24
18.01.2022

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka angkat bicara mengenai salah satu bisnisnya yang sempat dicurigai karena mendapat suntikan modal Rp71 miliar. Gibran mengungkapkan bahwa bantuan modal itu untuk membuka cabang usaha dan tidak masuk rekening pribadinya. Wali Kota Surakarta tersebut juga meminta pihak yang menudingnya untuk bisa membuktikan. #primetimenews #bisnisgibran #esdogergibran

Komentar Arief Poyuono soal Isu Gibran Masuk Pusara Korupsi Dana Bansos Covid-19

38852
128
98
00:03:14
22.12.2020

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni TRIBUN-VIDEO.COM - Eks Waketum Gerindra FX Arief Poyuono menyoroti soal polemik yang menyasar putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang diduga terlibat dalam korupsi dana bansos Covid-19. Diketahui, Gibran diduga merekomendasikan tas bansos dibuat di PT. Sritex. Menurut Arief, hal tersebut agar Jokowi melakukan intervensi ke KPK sehingga KPK tak terlalu aneh-aneh dan berlebihan keppda pelaku korupsi bansos. "Tapi yang namanya Jokowi mah no bargain dengan yang namanya korupsi. Sama dengan SBY yang no bargain juga saat besannya dikandangi KPK," kata Arief dalam keterangannya, Selasa (22/12/2020). Ditambahkan Arief, sekalipun Gibran merekomendasikan Sritex pada pihak Kemensos dan dapat fee pengadaan goodie bag, itu bukan korupsi. "Tapi lebih pada yg namanya jasa broker atau sales. Sekalipun harga goodie bag di mark up, Gibran juga tidak menyalahi hukum," katanya. Menurut Ketum Federasi Serikat Pekerja BUMn tersebut, ini membuktikan Gibran yang belum jadi Walikota Solo, ternyata sudah bisa memasarkan industri yang ada di Solo seperti Sritex agar bisa dapat pesanan. "Sehingga dampaknya menghasilkan pemasukan bagi Kota Solo berupa pajak dan menghindarkan dampak PHK buruh di Solo akibat Covid-19 di mana banyak industri tekstil gulung tikar," pungkasnya. Rakabuming Raka membantah telah merekomendasikan PT Sritex untuk mendapat proyek pengadaan goodie bag bansos sembako Covid-19 di Kementerian Sosial. “Enggak pernah seperti itu, itu berita yang tidak benar,” kata Gibran dalam keterangan video yang diterima Tribunnews.com, Senin (21/12/2020). Gibran mempersilakan para pihak yang tidak mempercayai hal tersebut untuk menelusurinya ke KPK maupun PT Sritex. “Ya nanti silakan aja dikroscek ke KPK, kroscek ke Sritex, kayaknya pihak Sritex juga sudah mengeluarkan statment,” katanya. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respons Arief Poyuono soal Isu Gibran Masuk Pusara Korupsi Dana Bansos Covid-19 🤍 Penulis: Reza Deni Editor: Hendra Gunawan

Dosen UNJ Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Ruhut Ancam Hukuman Penjara 7 Tahun

52396
325
278
00:01:39
12.01.2022

Pelaporan dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ke KPK mengundang perhatian berbagai pihak. Seperti diberitakan, pelaporan dilayangkan oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga merupakan aktivis 98, Ubedilah Badrun. "Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan," kata pria yang karib disapa Ubed saat dijumpai awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, (10/1/2022). Di sisi lain, eks politisi Demokrat, Ruhut Sitompul, memberikan tanggapan terhadap kasus yang menimpa sulung dan bungsu Jokowi itu. Ruhut berpendapat, tindakan yang dilakukan Ubedilah memiliki konsekuensi hukum. Bahkan bisa menjadi boomerang bagi dirinya sendiri sebagai pelapor. Ruhut menyebut, jika pelaporan Ubedilah tanpa dukungan bukti justru akan berakibat hukuman 7 tahun penjara. Hal itu diungkap Ruhut dalam cuitannya di akun Twitter 🤍ruhutsitompul pada Rabu (12/1/2022) pagi. Ruhut juga turut menyinggung peran Kepolisian dan KPK untuk melakukan tindakan tegas. Dua anak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dilaporkan oleh salah satu pihak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun pelaporan itu dilayangkan oleh Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang juga merupakan aktivis 98, Ubedilah Badrun. "Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan," kata pria yang karib disapa Ubed saat dijumpai awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, (10/1/2022). Ubed menjelaskan, laporan ini berawal pada 2015, saat itu kata dia ada perusahaan besar berinisial PT SM yang menjadi tersangka pembakaran hutan dan sudah dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp 7,9 triliun. Kendati begitu kata Ubed dalam perkembangannya, yakni di Februari 2019 Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan tuntutan Rp 78 miliar, saat itu kedua putra Jokowi diduga memiliki perusahaan dan bergabung dengan PT SM. Editor Video: Charly Narator Video: Ririn #gibran #kaesang #anakpresiden #gibrandankaesang #kpk #kkn #pencucianuang #tribuntimur #videoviral (TRIBUN-TIMUR.COM) Catatan Redaksi Tribun Timur: Bersama kita lawan Virus Covid-19. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi). Update video viral lainnya: bit.ly/VideoViralTribun Update berita terpopuler lainnya: bit.ly/BeritaViralSaatIni Ingat SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update info terkini via tribun-timur.com | 🤍 Follow akun Instagram 🤍 Follow akun Twitter 🤍 Follow dan like fanpage Facebook 🤍 YouTube business inquiries: portaltribuntimur🤍gmail.com

Bisnis Anak Presiden Disuntik Dana Misterius?! | Aiman (3)

71986
607
388
00:07:50
25.01.2022

KOMPASTV - Awal November 2021 lalu, putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, tercatat membeli saham perusahaan pengolahan makanan beku berbasis udang, PT. Panca Mitra Multiperdana Tbk., senilai total 92 miliar rupiah. Jumlah yang fantastis tentu saja. Pembelian ini dilakukan melalui perusahaan yang ia dirikan, PT. Harapan Bangsa Kita, atau lebih akrab dikenal dengan GK Hebat. Aksi ini pun menuai sorotan dan berujung pelaporan ke komisi anti rasuah. Adalah Ubedilah Badrun, seorang dosen dan aktivitis, yang mencium adanya dugaan KKN dan tindak pencucian uang di perusahaan yang dikelola oleh Kaesang dan saudara laki-lakinya itu. Menurutnya, GK Hebat berkongsi dengan perusahaan besar lainnya yang memiliki catatan kasus pembakaran hutan. Meskipun telah melalui proses persidangan hukum, perusahaan rekanan tersebut hanya menerima hukuman berupa denda yang jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa. Ubedilah menganggap putusan tersebut memiliki benang merah dengan kongsi bisnis putra-putra presiden dan seorang anak pengusaha yang terafiliasi dengan perusahaan besar yang terkait dengan perusahaan pembakar lahan. Tak berselang lama, Ubedilah pun dilaporkan oleh Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, ke Polda Metro Jaya. Laporan dosen dan aktivis ini diduga hanyalah isapan jempol belaka. Upaya penyeberan berita bohong, dan fitnah. Artikel ini bisa dilihat di : 🤍

Назад
Что ищут прямо сейчас на
gibran kaesan korupsi doce de manga improve sound adobe ладохи сквозь баб void fiend guide UNICORN Hellcoming прохождение SH4MASH cara memakai camscanner сергей геннадьевич shukra gochar 31march vblood meilleur iphone pas cher gvrp video game cover discord.js coding elden ring играть Russian phrase Rocca di Angera caliber review